pada pertengahan puasa, ada tamu yg menanyakan tentang kedua asma di judul tersebut, namun yg membuat saya agak lucu + bingung adalah tamu tersebut menanyakan ismul adhom khusus yg ada pd hizib bahr yg konon merupakan raja dr segala ismul adhom, lama saya berdialog dg tamu tsb krn tdk menemukan apa yg dimaksud, pas saya tanya ciri bacaanya ky gimana, dia menyebutkan: ahunun qoofun...dst, oaalaaah pantesan ga nemu2, asma tsb kl di saya { bahkan di ijazah umum jg ya } bukan bagian dr bacaan / ismul adhom yg ada pd hizib bahr, melainkan merupakan asma yg terdapat pd hizib dairoh, tamu tsb ngeyel bahwa itu termasuk hizib bahr yg asli dan beberapa bacaan tambahan spt surat2 alquran dll, justru kl menurut saya bacaan hizib bahr yg asli ya yg ga banyak tambahan dan untuk asma tsb jg bkn termasuk hizib bahr tp hizib dairoh { sy langsung ambil buku hizib bahr n suruh tamu td baca amalanya }, baru dia diam.
hizib dairoh { ada jg yg menyebutnya sebagai sholawat }adalah tafsiran dr asma ahunun tadi, sehingga dalam bacaanya harusnya menggunakan domir muannats yg di sukun dg maksud bahwa yg melakukan { misal, menghantam musuh, menarik rejeki dll } adalah asma tsb pelakunya / yg melakukanya, bukan kita / pengamal, kl menggunakan domir tu { saya } mk yg melakukan adalah saya { kita pembaca }, sedangkan dalam hizib tsb yg dimaksudkan adalah lagi menggunakan / mengandalkan bacaan asma tsb agar melakukan sesuatu yg kita inginkan dan memang sudah di setting untuk kita pembacanya meskipun bentuk domir pelakunya mengarah ke asma tsb yg melakukanya, justru ini hebatnya ya, krn asma tsb sbg pelakunya, mk sudah pasti kekuatan ghaib nya joss, laah kl kt kan ga punya apa-apa { istilahnya ya }. tp, ga tahu jg tuh, hampir di semua ijazah menggunakan domir tu / saya { mudah2an faham ya }.
yang ke 2 yt asmaul khomsah, tamu tsb menyodorkan tulisan tangan : "abun akhun fu hanun dzu".
bagi anak pesantren, kalimat tsb tdk lah asing, krn terdapat didalam kitab nahwu dr yg paling dasar-yg paling tinggi jg ada. Kl ga percaya silahkan cek ja di kitab2 nahwu / tanya mbah gugel, sedangkan dikitab alfiyah spt berikut:
kesimpulanya, ke 2 asma tsb bukanlah termasuk bacaan dr hizib bahr, kl masih ga percaya, silahkan cek di kitab2 toriqoh syadziliyah, pasti masuknya ke hizib dairoh. ko bisa masuk ke hizib bahr? ya namnya jg tambahan, bisa masuk kemana saja, bahkan di dalam doa waqiah fadilah jg ada loh { jangan2 nanti jg di klaim aslinya dr doa waqiah }.
sedangkan asmaul khomsah, sy tdk menemukan mujiz lain sebagai amalan kesaktian / ilmu hikmah, krn memang familiar sbg asmaul khomsah dalam ilmu nahwu { saya hanya dapat 1 mujiz saja }.
bagi yg mau ijazah kedua asma tsb { asma nya saja ya, ga termasuk hizibnya, krn beda pengamalan n mujiz jg beda karomahnya }, silahkan dg mhr. 10jt, bagi yg kurang suka, skip ja biar ga jd penyakit hati.


