Semua guruku, baik yg melek medsos maupun yg ga ber medsos, sepakat / sama semua untuk tdk memposting bacaan amalan yg diijazahkan, kenapa?
hakikatnya, bacaan sebuah amalan adalah pasword rahasia yg hanya boleh diketahui oleh guru dan murid { orang tua n calon pelamar }, bagaimana kl bocor? mk rahasianya bukan lg rahasia, bahkan bisa jadi aib dan isinya hilang. itulah sebabnya salah satu cara termudah mengobati ghaib adalah dg mengetahui ghaib yg mengirimnya, misal anda tahu wujud ghaib yg nempel di pasien berikut alur ghaibnya kemana, siapa yg nyuruh dll, mk biasanya secara otomatis ghaib tsb akan menghentikan kerjaanya { kl saya biasa tak tawari masuk islam, krn biasanya ghaib yg model begitu, yg gampang disuruh2 adalah ghaib liar yg diikat / disumpah dg kekuatan amalan tertentu, pulang takut dibunuh sedang pekerjaan sudah diketahui orang }. jadi, bangsa ghaib itu kaya punya semacam tabiat / aturan tak tertulis, kl ada yg mengetahuinya mk dia akan berhenti melakukan pekerjaanya bahkan bisa tunduk { contoh yg masyhur adalah cerita sangkuriang n roro jongrang, bahkan di cirebon sendiri ada cerita sewaktu pembangunan masjid cipta rasa yg dibantu bangsa ghaib diketahui oleh anak kecil yg belum pernah makanan bernyawa, hampir saja gagal mengerjakan tugas kl tdk buru2 anak kecil td dikasih makan bernyawa dg segera }.
amalan juga sama spt itu, kl ada yg tahu rhs nya maka dia akan bubar, gak tahu dg orang sekarang yg dg mudahnya jadi mujiz bahkan mengumbar2 bacaan amalan diberbagai medsos sehingga menjadikan amalan jadi bacaan tak bertuan alias kosong { wanita kl diumbar2 auratnya mk akan jd murah meriah, gak punya malu n kehormatan, begitupun dg amalan yg akan anda nikahi }.


















































